Terhempas (Sketsa)
Ketika hati penat dengan dinamika yang ada
Ketika mata mulai tergores airmata
Aku menemukan kesenangan dalam hampaku
Kekasih melawan kenyamanan dengan kepahitan
Yang sengaja ditebar karena ego semata
Aku menulis ini karena aku merasa bagaikan seorang penyair
Yang berusaha mengekspresikan apa yang kurasakan
Dengarlah ceritaku wahai sahabat
Menangislah bersama dukaku
Karena airmatamu bagaikan doa untukku
Yang memohon pengampunan atas salahku
Aku melihat diriku sekarang
Dengan segala cinta dan anganku
Aku telah menjadi yang terbuang oleh cintaku
Yang pada awalnya melambungkan anganku
Namun akhirnya menghempas dan menenggelamkan
Sebuah kenyataan yang sulit diterima
Tapi aku harus menjalaninya
Walau seberat apapun
Sketsa Cinta
SC/5/10/11
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar