Tahta CINTA

 
Sedikit kata yang tersisa
Dari bibir kelu tak mampu berucap
Mengharap seberkas sinar dalam kegelapan
Menggapai ulur hati bidadari tercinta

Angan terus bergelora melanda sukma
Berkelana di keramaian jiwa nan hampa
Meniti jalan entah ke mana
Berbekal keyakinan akan kepastian yang ada
Langkah berpacu bersama asa

Rindu bersanding dalam singgasana keangkuhan diri
Cinta terpatri dalam lubuk terdalam
Mangharap akan pelabuhan sejati
Pada perhentian bersama di keabadian CINTA hakiki

Lidah hanya mampu berucap
Pasti dalam untai kata penuh harap
Sambutlah tanganku dan rengkuh indah bersama
Aku mencintaimu setulus dan semurni jiwaku


 

Pengelana Dalam Sunyi
PDS/20/9/11

Tidak ada komentar:

Posting Komentar