Saat kau tancapkan pedang angkaramu dalam sanubariku
Saat kau pancangkan curiga yang memporak poranda jiwaku
Saat kau bersandiwara dalam untai kata mewakiliku
Beribu penjelasan tiada berguna
Keangkuhan menyelimuti angkara dalam dirimu
Perjuangan yang telah kulakukan tiada pernah berbuah
Menyisakan puing kehancuran dalam jiwa hampa
Kunci pintuku telah kau patahkan
Dinding jiwaku telah kau robohkan
Keyakinanku telah kau hancurkan
Meremuk redamkan hati yang berpengharapan
Kini.....
Dalam pusara kehidupanku
Aku hanya bisa meringis
Meratapi keberadaan sesungguhnya
Bersama bening di pelupuk mataku.....
Pengelana Dalam Sunyi
PDS/20/9/11
Tidak ada komentar:
Posting Komentar