Pusara Cinta III (PDS)

Di lembah keasingan aku duduk terdiam
Hanyut dalam renung di pengasingan
Larut dalam kepahitan yang kau berikan
Merasakan pedih luka yang kau siramkan

Jeritan tak mampu lagi membangkit sukma
Bisik angin tak mampu menggubis
Kicau burung tak mampu lagi menceriakan
Sapa lembut sang rembulanpun tak kuhiraukan

Jiwaku telah mati
Angkaramu telah menjadi kafan jiwaku
Terbalut bersama kepedihan yang kau sebar
Keangkuhan dan curigamu menjadi bunga pusara jiwaku

Saat ini pun
Bening di mata tiada guna
Hanya menambah penat dalam diriku
Menggoreskan kepedihan tiada terkira

Aku hanya bisa tersenyum dalam kepahitanku
Menapaki beban penderitaan di setiap langkahku
Mendaki bukit terjal bersama kesabaran hatiku
Mengobati gores luka walau kutahu pasti membekas

Harmoni ini menyadarkan aku akan satu kebenaran
Akan kasih sayang, cinta dan kesetiaan yang ada padaku
Yang harus terkubur dalam pusara cintaku
Dalam kelam dan kepahitan terpanjang




Pengelana Dalam Sunyi
PDS/24/9/11/Cat


Tidak ada komentar:

Posting Komentar