lama sudah kumenunggu
dalam satu penantian yang tak pasti
dalam kemelut jiwa yang bergejolak
menggelitik setiap sendi kehidupanku
adakah kau tahu jerit hati ini
adakah kau dengar bisik lirih angin
yang bercerita tentang kerinduanku
adakah......
cinta yang terukir dalam prasasti jiwaku
selalu indah dan abadi dalam setiaku
terjaga dalam setiap langkah kakiku
sumbur dalam pupuk kesabaran jiwaku
kala malam menjemput dengan temaramnya
aku selalu berimajinasi bersama bayang akan indahmu
berkhayal tentang hari-hari bersamamu
menghias suka duka dengan keberadaan cinta
mungkinkah ini hanya sebatas mimpi yang menghias anganku
apakah ini adalah bayang-bayang akan keindahanmu
ataukah sebuah apresiasi atas bentuk sayangku padamu
ataukah sebuah ilusi yang kerap menemani hidupku
dalam satu penantian yang tak pasti
dalam kemelut jiwa yang bergejolak
menggelitik setiap sendi kehidupanku
adakah kau tahu jerit hati ini
adakah kau dengar bisik lirih angin
yang bercerita tentang kerinduanku
adakah......
cinta yang terukir dalam prasasti jiwaku
selalu indah dan abadi dalam setiaku
terjaga dalam setiap langkah kakiku
sumbur dalam pupuk kesabaran jiwaku
kala malam menjemput dengan temaramnya
aku selalu berimajinasi bersama bayang akan indahmu
berkhayal tentang hari-hari bersamamu
menghias suka duka dengan keberadaan cinta
mungkinkah ini hanya sebatas mimpi yang menghias anganku
apakah ini adalah bayang-bayang akan keindahanmu
ataukah sebuah apresiasi atas bentuk sayangku padamu
ataukah sebuah ilusi yang kerap menemani hidupku
Oleh : Cemara Semenanjung Everest
SCE/27/9/11

Tidak ada komentar:
Posting Komentar