Hembus angin malam
Menusuk mencekam dalam diri
Menyibak sedih yang bersemayam
Melarutkan hati dalam buai keindahan
Meski kelam dalam perjalanan
Sedih mengayut setiap langkah
Luka menggores meninggalkan berjuta makna
Cadas menghimpit menusuk hati
Indahmu telah menenggelamkan aku
Senyummu juga telah membuaiku
Keanggunanmu telah merobohkan dinding keangkuhanku
Keberadaanmu membimbingku dalam buai keindahanmu
Dalam anganku selalu ada dirimu
Dalam doa terukir namamu
Dalam langkah ada bayangmu
Adakah kau tahu wahai pujaan hatiku
Jerit hati kala jauh darimu
Adakah kau dengar bisik angin yang menusuk hatimu
Akan kerinduanku yang teramat besar kepadamu
Kapankah kan kutemukan Jawabmu........
Pengelana Dalam Sunyi
PDS/4/9/11

Menusuk mencekam dalam diri
Menyibak sedih yang bersemayam
Melarutkan hati dalam buai keindahan
Meski kelam dalam perjalanan
Sedih mengayut setiap langkah
Luka menggores meninggalkan berjuta makna
Cadas menghimpit menusuk hati
Indahmu telah menenggelamkan aku
Senyummu juga telah membuaiku
Keanggunanmu telah merobohkan dinding keangkuhanku
Keberadaanmu membimbingku dalam buai keindahanmu
Dalam anganku selalu ada dirimu
Dalam doa terukir namamu
Dalam langkah ada bayangmu
Adakah kau tahu wahai pujaan hatiku
Jerit hati kala jauh darimu
Adakah kau dengar bisik angin yang menusuk hatimu
Akan kerinduanku yang teramat besar kepadamu
Kapankah kan kutemukan Jawabmu........
Pengelana Dalam Sunyi
PDS/4/9/11

Tidak ada komentar:
Posting Komentar