Selamat Jalan (PDS)

Mungkin lisanku tak mampu berucap
Serangkaian kata ini mungkin dapat membantu
Sebagai penghantaran akan keberadaan jiwaku
Yang selalu dan selalu teringat padamu
Yang selalu meratapi kepergianmu

Mungkin sekarang kau di sana sudah bahagia
Berada jauh dari kepungan mimpi dan khayalku
Terlepas dari belenggu rasa yang selama ini ada padamu
Terbebas dari jutaan kata rindu yang kusampaikan

Saat yang terlewat begitu indah
Duka dan nestapa terlewat bergandeng asa
Kala kau terbaring lemah dalam dekap maut
Bergelut melawan sakit yang menggerogot
Hati teriris memandang tubuh lemahmu
Jiwa menangis meratapi keadaanmu

Kini,
Di hadapan pusaramu
Kembali aku membisu
Perlahan bening membasahi kelopak mataku
Ku tak mampu lagi berucap
Ku tak bisa lagi berharap

Senyummu selalu hadir dalam setiap hembus nafasku
Keindahanmu selalu mengukir setiap langkahku
Lembut bahasamu mengiring tekadku
Pesonamu melambungkan aku pada kenyataan

Damailah dalam tidur panjangmu
Tenang berselimut dalam keindahanmu
Jangan kau pikirkan aku apalagi resah karena aku
Semua sudah menjadi wajib dan itu juga yang mengajariku
Bahwa pada akhirnya, semua harus kembali kepadaNYA.....




Pengelana Dalam Sunyi
PDS/20/8/11

Tidak ada komentar:

Posting Komentar