hari berlalu bagaikan arak-arakan awan
yang berganti pola tersapu angin
menghias cakrawala dengan juta warna
mata hati yang tadinya kupakai melihat kepahitan
tak lagi kugunakan untuk itu
ketika aku duduk di pantai
aku mendengar ombak menyanyikan keabadian
memberi ketenangan dalam hening kalbuku
aku tidak lagi meratapi kemarin
aku tak mau terbelenggu dalam kematian jiwaku
nyanyian kebahagiaan menghias hening malamku
membangunkan saat fajar untuk menyingkap makna
keindahan yang ada dan rahasia kehidupan cintaku
ini adalah CINTA ketuhanan yang bebas dari CEMBURU
mata hati yang tadinya kupakai melihat kepahitan
tak lagi kugunakan untuk itu
ketika aku duduk di pantai
aku mendengar ombak menyanyikan keabadian
memberi ketenangan dalam hening kalbuku
aku tidak lagi meratapi kemarin
aku tak mau terbelenggu dalam kematian jiwaku
nyanyian kebahagiaan menghias hening malamku
membangunkan saat fajar untuk menyingkap makna
keindahan yang ada dan rahasia kehidupan cintaku
ini adalah CINTA ketuhanan yang bebas dari CEMBURU
KETAMAKAN, CURIGA dan EGO yang pernah membelenggu
yang mengundang PRAHARA dan MENYIKSA JIWA
aku hanya punya satu CINTA aku lapar akan KASIH SAYANG
aku haus akan kesucian yang menyirami jiwaku
semua adalah kemurnian daya tarik
yang memandikan jiwa dengan bahagia
kelembutannya yang menggerakkan jiwa
mengubah mimpi menjadi kehidupan nyata
CINTA dan KASIH SAYANG tulus memang indah adanya
Seberkas CINTA Tersisa
SCT/14/10/11
yang mengundang PRAHARA dan MENYIKSA JIWA
aku hanya punya satu CINTA aku lapar akan KASIH SAYANG
aku haus akan kesucian yang menyirami jiwaku
semua adalah kemurnian daya tarik
yang memandikan jiwa dengan bahagia
kelembutannya yang menggerakkan jiwa
mengubah mimpi menjadi kehidupan nyata
CINTA dan KASIH SAYANG tulus memang indah adanya
Seberkas CINTA Tersisa
SCT/14/10/11

Tidak ada komentar:
Posting Komentar