PERJALANAN (SCT)

aku tak pernah menemukannya lagi...............

semenjak ANGKARA bertahta di atas segalanya.................
aku telah memohon maaf atas pemberontakanku.................
sampaikan penyesalan terdalamku...........
segala cara dan bujuk rayu agar dia kembali........

tapi tak mampu MENGGERAKKAN JIWANYA.........


cahaya telah membuang aku menuju KEGELAPAN......
bersama KEPAHITAN yang harus kujalani...............

PENDERITAAN semakin menjadi dalam gelapku..................
heningku juga tak penah lagi bergeming..........


aku di sini........
tinggal dalam PENGASINGAN jiwaku.......
bersama sakit yang menggerogoti jiwa malang..........

aku telah tenggelam dalam pertapaan jiwaku..........
yang jauh dari prahara kebisingan EGO dan ANGKUH.......
tenang dalam PENANTIAN akan keberadaan sesungguhnya...........

hukum abadi yang kutawarkan kepada sebuah kebahagiaan............
yang mengarah kepada sebuah mahligai dan keturunan.........
di mana kebahagiaan hakiki berada terpaksa harus tertunda.............

TERPAKSA.........


perjalanan ini tetap harus kulakukan.......
meski harus dengan sayapku yang telah patah.........
meski harus tertatih dalam setiap langkah.......

HARUS KULAKUKAN.....................

aku akan terus merawat rantaiku sampai CINTANYA kembali memanggilku..........
MENGAJAKKU berlayar dalam satu BAHTERA penuh kedamaian........

aku datang untuk HIDUP dengan kekasihku.........
yang aku percaya bahwa yang aku lakukan adalah SETIA..........
karena aku tahu.......................

SURGA tak ingin melihat AKU MENANGIS dan MENDERITA...........





Seberkas CINTA Tersisa,
SCT/7/10/11

Tidak ada komentar:

Posting Komentar