senja jatuh bersama temaram
berganti indah sinar rembulan
menghias bersama rindu dalam penantian
aku yang memeluk bayangmu dalam setiap langkahku
mengukir namamu dalam kalbu
membangun istana megah bersama setia yang kujaga
kini
aku hanya bisa memetik bahagia dalam khayalku
yang kurangkum dalam kerinduan dan penantian
aku tak mau........
hidup dalam semak ilalang hatiku
sesat dalam perjalanan cintaku
persembahkan bunga bangkai untukmu
dalam doaku
selalu ada namamu yang terukir indah
berhias dalam bayangmu yang menari di hadapanku
yang tulus kupersembahkan atas nama cinta
cinta dan kesetiaan menuai luka
atas segala curiga dan angkara yang membahana
yang membuat aku terpuruk bersama kepahitan
aku mengakui kebenaran yang ada
aku juga tidak menyalahkan yang sudah ada
ini adalah sebuah fenomena
aku terus meminta
kuatkan aku dalam hempasan dan benturan
yakinkan aku akan jawaban atas penantian
sehingga........
TENANGLAH JIWAKU
Cemara Semenanjung Everest
SCE/8/10/11

Tidak ada komentar:
Posting Komentar