menatap senja yang perlahan turun di wajah ibu
samar menanar sepeninggal senyum sang surya
sembab ceruk-ceruk pejam di hapus jejaknya
oh ibu, mengapa engkau menangis?
karena wanitakah engkau?
getir melambung pada rinai kasih ketika masih dalam buaian
ditautkannya do'a seraya mengusap rambut
masih dengan lembut dilantunkannya petuah
penuh cinta
penuh pengharapan
senja kian temaram
ampunilah aku
ibu
puspa rahayu 01102011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar