BEKU (Sketsa)

bait puisiku tak lagi indah
cinta yang kupunya telah musnah
bersama harapan yang ada
bersama kenangan akan indah dirinya

aku bercerita dalam tangisku
mengiring untai kata syairku
membentang luka dalam sukmaku
menepi bersama keperihanku

biarlah aku pergi bersama luka
kujadikan sebagai kenangan terindahku
kuhiasi dengan sepi kehidupanku
melangkah dalam kepahitan jiwa

meski luka bersemayam dalam diriku
senyumku tetap menghias wajahku
lidahku tetap berkata indah akan dirimu

tapi tidak dengan cintaku
cinta yang kuagungkan telah beku
takkan pernah kuberikan pada bunga yang lain
meski indahnya melebihi keindahanmu

biarlah semua menjadi saksi
yang akan kujaga selalu
bersama cinta dalam palung jiwaku
beku dan terus membeku



Sketsa Cinta
SC/4/10/11


Tidak ada komentar:

Posting Komentar