Kemarin,
Aku masih menangis meratapi keberadaanku
Menyesali kepahitan yang kau tebarkan
Aku membenci diriku akan kelamnya cintaku
Sesaat kuterdiam
Hening dalam renung di bawah temaram
Mengais kembali sisa cerita yang ada
Merangkum kembali menjadi sebuah kisah
Mengukirnya sebagai kenangan
Meski kau telah menjauh dariku
Bayangmu selalu hadir di depanku
Jiwamu ada di sekitarku dan menemaniku
Namamu terukir indah dalam kalbuku
Rentang waktu menjadi saksi akau jiwaku
Yang selalu menjerit dan berharap kepadamu
Yang tulus memohon dan meminta dalam setiap doa
Agar kau menerima uluran maaf atas kesalahanku
Aku percaya kau tahu akan isi hatiku
Aku janjikan yang terbaik untukmu
Sebentuk cinta dan ketulusan yang ada padaku
Sebagai persembahan akan cintaku padamu
Hanya untukmu....
Pengelana Dalam Sunyi
PDS/1/10/11

Tidak ada komentar:
Posting Komentar